Sebuah blog yang membahas mengenai contoh latihan soal-soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI), UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) disertai dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan pdf, doc Terbaru serta terlengkap Tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2021
Conto Soal Uji Kompetensi Dokter dan Pembahasan Part 44
Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 44 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan
Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter dan Pembahasan
Hai teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya. Berikut ini seperti biasa kita akan latiha soal-soal UKDi yang disertai jawabannya yaa. Selamat belajar teman-teman.
1. Seorang wanita berusia 25 th, G1P1A0, hamil 6 bulan datang ke dokter dengan keluar darah dari kemaluan. Dari pemeriksaan fisik VS normal, teraba fundus di atas simpisis dan lunak, β-HCG tinggi.
Diagnosis pasien ini adalah
a. Abortus insipidus
b. Abortus inkomplit
c. Abortus imminens
d. Mola hidatidosa
e. Hiperemesis gravidarum
Jawaban: d. Mola hidatidosa Pembahasan :
Kata Kunci dari soal ini adalah umur kehamilan 6 bulan (26 minggu) keluar darah dari kemaluan. Beta HCG yang tinggi. Ini sangat menunjukkan mola hidatidosa. Tidak memenuhi kriteria abortus oleh karena umur kehamilan >20 minggu. Sedangkan hiperemesis gravidarum ada riwayat muntah dan badan keton (+). Sumber: Protap Obstetri
2. Seorang wanita, G3P1A1, hamil 15 minggu datang ke dokter dengan keluar bercak-bercak darah dari kemaluan. Ini sudah dirasakan sejak usia kehamilan 2 bulan, sudah berobat tetapi tidak ada perbaikan. Pemeriksaan fisik VS normal, TFU simpisis, porsio tertutup, gerakjanin tidak ada.
Tatalaksana pasien ini adalah :
a. Pertahankan kehamilan
b. Pemberian antibiotik
c. Lakukan dilatasi dan kuretase
d. Pemberian oksitosin
e. Anti perdarahan
Jawaban: c. Lakukan dilatasi dan kuretase Pembahasan :
Kata kunci adalah perdarahan pada usia 15 minggu dan gerak janin tidak ada. TFU nya setinggi simfisis (setinggi usia kehamilan 12 minggu) kemungkinan ini sudah abortus. Portio masih tertutup. Maka dari itu dilakukan dilatasi kemudian di kuretase. (simber: protap obstetri)
3. Seorang wanita hamil, mengeluh sakit kepala, mata kabur, TD 170/100, protein urin +++.
Diagnosis pasien ini adalah :
a. Preeklamsia ringan
b. Preeklamsia berat
c. Impending eklamsia
d. Miopia
Jawaban: c. Impending eklamsia Pembahasan :
Kata Kunci dari soal ini adalah TD 170/100 dengan proteinuria +++ menunjukkan PEB ditambah dengan riwayat ada keluhan oandangan mata kabur ini ciri khas impending eklamsia. (protap obs)
4. Seorang pasien perempuan usia 24 tahun datang ke poliklinik dengan keluahan keputihan, cairan jernih dan berbau tidak sedap. Dari pemeriksaan swap vagina ditemukan mikorganisme uniseluler yg bergerak memiliki flagel.
Apakah diagnosis pasien tersebut:
a. Kandidiasis
b. Tricomonas
c. Uretritis
d. Sisitis
e. Herpes Simpleks
Jawaban : b. Tricomonas Pembahasan :
Kata kunci adalah keputihan, cairan jernih, berbau tidak sedap. Dan ketika pemeriksaan swab vagina terlihat flagel. (protap ginek)
5. Seorang pasien perempuan usia 24 tahun datang ke poliklinik dg keluhan keputihan yg berwarna jernih dan bau tak sedap..dari pemeriksaan fisik ditemukan mikro organisme uniselur yg memiliki flagel.
Obat untuk pasien tersebut adalah
a. Metrodinazol
b. Mikonazol
c. Albendazol
d. Sulfamoxazol
Jawaban: a. Metrodinazol Pembahasan :
Obat untuk trichomoniasis 3x 250 mg metronidazole selama 7 hari, jgn diberikan utk wanita hamil pada trimester 1. Plihan lain klotrimazol 100 mg/hr intravagina selama 7 hari (bisa buat yg hamil). (Sumber protap ginek)
6. Wanita 20 thn G1P0A0,merasa hamil 8 mggu dtg dg keluhan mual dan muntah sejak sehari yg lalu.
Apa hormon penyebab keluhan tsb?
a. Estrogen
b. Progesterone
c. B-HCG
d. Oksitosin
e. Prolaktin
Jawaban: c. B-HCG Pembahasan :
Hormon yang membuat muntah pada trimester pertama adalah Beta-HCG dan progesteron. Pada usia kehamilan 16 minggu sudah tidak mual biasanya krn peran B-HCG digantikan oleh plasenta. (obfis)
Demikianlah artikel kami ini yang singkat dengan judul yaitu Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter dan Pembahasan Part 44. Semoga apa yang kami sajikan dan berikan daitas tersebut dapat bermanfaat bagi teman-teman semuanya dan sampai jumpa lagi dipertemuan kita yang selanjutnya.
Kumpulan Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia Part 43
Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 43 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan
Kumpulan Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia
Hai teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya. Berikut ini telah kami siapkan contoh latihan soal UKDI / UKMPPD untuk teman-teman semuanya yang terdiri dari 7 buah soal dan jawabannya. Selamat belajar yaa
1. Pria 50an tahun, keluhan berdebar-debar setelah berolah raga. Dari pemeriksaan EKG didapatkan
Diagnosa adalah ?
a. SVT
b. AF
c. Atrial Flutter
d. VES
e. VT
Jawaban : a. SVT
2. Pasien, wanita 50an tahun, dengan luka di kaki tidak sembuh, mudah haus, lapar dan pandangan kabur, GDS 2x diperiksa dalam batas normal.
Maka pemeriksaan selanjutnya?
a. TTGO dengan glukosa 75 gr
b. TTGO dengan glukosa 100 gr
c. TTGO dengan glukosa 125 gr
d. TTGO dengan glukosa 150 gr
e. Sedimen urin
x
Jawaban : a. TTGO dengan glukosa 75 gr
3. Seorang pasien datang dengan keluhan pandangan mata kabur (+), silau (+), dan berair (+). Hal ini disertai dengan adanya lesi pada bibir (sariawan) dan genital.
Diagnosa yang tepat adalah?
a. Chorioretinitis opticum
b. Bechet’s disease
c. Vogt Koyanagi Harada Syndrome
d. Sjogren’s syndrome
e. Tiroiditis Hashimoto
Jawaban : b. Bechet’s disease
4. Seorang perempuan datang dengan keluhan pipi memerah. Menurut pasien, hal ini dikarenakan pasien memakai make up temannya. Selain itu pasien juga merasakan nyeri di beberapa bagian tubuh dan timbul bengkak pada sendi.
Terapi yang tepat pada pasien..
a. Siklosporin
b. NSAIDs
c. Paracetamol
d. Metrotrexate
e. Analgesic
Jawaban : b. NSAIDs
5. Seorang pasien TB dan HIV. CD4 : 17.
Cara pemberian regimen obat :
a. ARV setelah 2 minggu OAT
b. ARV setelah 1 bulan OAT
c. ARV setelah fase intensif OAT
d. ARV setelah OAT selesai 6 bulan
e. ARV segera dimulai
Jawaban : a. ARV setelah 2 minggu OAT
6. Seorang pasien datang dengan keluhan nyeri dada. Dari hasil pemeriksaan di daptkan tekanan darah 140/90 mmHg. Dilakukan pemeriksaan EKG dan didapatkan gambaran seperti ini.
Apakah diagnosis pasien ?
a. Fibrilasi atrial
b. Ventrikuler takikardi
c. Torsade depointes
d. Aritmia
e. Sinus takikardi
Jawaban : b. Ventrikuler takikardi
7. Seorang laki2 usia 28 th datang dg keluhan demam naik turun sejak 1 bln yll. Demam turun sedikit dengan minum obat yg dibeli sendiri tetapi kemudian naik lg. Selain itu di sekitar bibir px juga timbul bintik2 putih yang terasa nyeri. Selain itu berat badan pasien sebelumnya 50 kg turun menjadi 45 kg dalam 2 minggu. Pasien memiliki riwayat sering berhubungan dengan PSK tanpa menggunakan kondom.
Saran kepada Px?
a. Dokter merujuk kepada dokter yg lebih ahli
b. Pasien disuruh periksa ke klinik VCT
c. Pasien disuruh menghabiskan obat yg diberikan oleh dokter
d. Pasien disuruh memakai kondom setiap berhubungan seksual
e. Pasien dilarang utk berhubungan seksual dg PSK
Demikianlah artikel dari ukdi-dokter.blogspot.com yang berjudul Kumpulan Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia Part 43. Semoga apa yang telah kami berikan dan sajikan diatas tersebut dapat bermanfaat bagi teman-teman semuanya dan sampai jumpa lagi dipertemuan latihan soal UKDI / UKMPPD selanjutnya. terimakasih atas kunjungannya.
Hai teman-teman semuanya, kali ini ukdi-dokter.blogspot.com akan memabgikan latihan soal-soal UKMPPD / UKOM Dokter untuk teman-teman semuanya. berikut ini 7 buah soal yang disertai pembahasan jawabannya. Selamat belajar teman-teman
1. Seorang wanita 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan benjolan seperti kutil sekitar 1 tahun. Tidak nyeri. Wanita bekerja sebagai PSK. Tampak lesi multipel berupa tumor yang tumbuh menyerupai jengger ayam.
Etiologinya yaitu ?
a. Mosculum pox virus
b. Human herpes virus
c. Human simplex virus
d. Human papiloma virus
e. Human immunodeficiency virus
Jawaban : d. Human papiloma virus Pembahasan :
Kondiloma Akuminata : genital warts, kutil kelamin, penyakit jengger ayam
Etiologi : Virus Papiloma Humanus (VPH), merupakan virus DNA yang mengalami virus epiteliotropik (menginfeksi epitel) tergolong famili Papovaviridae. Yang paling sering menyebabkan KA eksofitik dan displasia ringan adalah tipe 6 dan 11, sedang pada displasia berat /keganasan adalah tipe 16 dan 18.
2. Seorang perempuan 20 th dtg k praktek klinik pribadi dengan keluhan pegal dan nyeri pada dada kiri sudah dirasakan 2 hari. Sejak 10 hr yll, muncul bintil kemerahan yg semakin banyak di dada kiri. Bintil-bintil tersebut lama2 menjadi hitam dan mengering.
Apakah diagnosis pada pasien ini?
a. Varisella
b. Herpes simpleks
c. Herpes zooster
d. Dermatitis herpetiformis
e. Dermatitis numularis
Jawaban : c. Herpes zooster Pembahasan :
Herpes Zoster dengan NPH
Vesikel bergerombol unilateral sesuai dermatom dengan nyeri yang hebat seperti terbakar, ditusuk-tusuk.
Herpes simpleks, predileksi terutama di daerah labialis dan genitalis. Penyebaran tidak sesuai dermatom.
Dermatitis herpetiformis, lesi bilateral dengan rasa gatal.
3. Perempuan datang ke seorang dokter dengan keluhan penurunan BB dari 61 kg menjadi 45 kg. Perempuan tersebut masih merasa kelebihan BB dan ingin menurunkanya lg, perempuan tsb sudah tidak mens selama 4 bulan terakhir.
Apakah kemungkinan diagnosanya?
a. Depresi
b. Anoreksia nervosa
c. Bulimia nervosa
d. Gangguan obsesif kompulsif
e. Gangguan skizoafektif
Jawaban : b. Anoreksia nervosa Pembahasan :
Anoreksia nervosa adalah suatu gangguan yang ditandai penurunan berat badan yang dimulai dan atau dipertahankan oleh pasien. Pedoman diagnostiknya meliputi :
Berat badan tetap 15% di bawah normal (baik berkurang ataupuntak pernah tercapai) atau IMT < 17,5
Pengurangan berat badan dilakukan sendiri dengan menghindarkan makanan yang mengandung lemak dan salah satu atau lebih dari hal berikut ini : merangsang muntah oleh diri sendiri, merangsang pengeluaran makanan oleh diri sendiri, makan obat penekan nafsu makan dan atau diuretika.
Terdapat distorsi citra tubuh (body image) dengan ketakutan gemuk terus menerus, menilai badan lebih berat
Adanya gangguan yang luas pada endokrin yang meliputi poros hipotalamus-hipofisis-gonad, dengan manifestasi pada wanita berupa amenorea dan pada pria sebagai kehilangan minat seksual dan potensi
Jika onset terjadi pada masa pra pubertas, perkembangan pubertas tertunda. Dengan kesembuhan, pubertas sering trecapai tapi menarke terlambat.
Bulimia nervosa adalah suatu sindrom yang ditandai oleh serangan berulang perilaku makan berlebih dan preokupasi berlebihan perihal berat badannya, sehingga pasien menggunakan cara yang ketat untuk mengurangi efek menggemukan dari makanan. Pedoman diagnostiknya :
Adanya keinginan makan yang tak tertahankan, pasien menyerah terhadap episode makan yang berlebihan, dan pasien makan sangat banyak dalam waktu singkat.
Pasien berusaha melawan efek menggemukan dari makanan dengan salah satu atau lebih cara berikut : sengaja merangsang muntah, memakai pencahar berlebih, memakai obat penekan nafsu makan
Psikopatologi dimana terdiri atas rasa khawatir luar biasa terhadap kegemukan, mereka menentukan suatu batas ambang berat badan tertentu jauh di bawah BB optimal. Sering diawali dengan episode anoreksia nervosa, dengan interval antara kedua penyakit berkisar antara beberapa bulan sampai beberapa tahun.
4. Seorang anak 7 tahun datang ke puskesmas oleh ibunya karena tidak mau memperhatikan baik di sekolah maupun di rumah, tidak mau mengerjakan PR, selalu berlarian dan melompat-lompat dan mengganggu teman di sekolahnya.
Terapi yang tepat adalah?
a. Haloperidol
b. Risperidon
c. Metilde
d. Klorpromazin
e. Alprazolam
Jawaban : c. Metilde Pembahasan :
Pada kasus di atas, anak tersebut mengalami gangguan ADHD (Attention Defisit Hiperactive Disorder) Adapun terapi yang digunakkan untuk terapi ADHD meliputi :
5. Sepasang pasien ingin berkonsultasi pranikah. Pasien lelaki tampak pucat. Hasil px Hb menunjukan 9.8 mg/dl dan ditemukan gambaran mikrositik hipokromik dengan sel target. Demikian juga dengan hasil pemeriksaan pasangan wanitanya.
Seberapa besarkah kemungkinan keturunan normal pasangan tersebut?
a. 0%
b. 25%
c. 50%
d. 75%
e. 100%
Jawaban : b. 25% Pembahasan :
Anemia hipokromik mikrositik + sel target --> Thallasemia
Thallasemia merupakan penyakit keturunan yang menyebabkan sel darah merah pecah (hemolisa). Thallasemia merupakan kelainan genetic yang ditandai dengan berkurangnya atau tak ada sama sekali sintesa rantai haemoglobin, sehingga hanya mempunyai kemampuan sedikit untuk mengikat oksigen. Eritrosit berbentuk tak teratur. Thallasemia dibagi menjadi tipe alfa, beta, thallasemia alfa beta. Yang paling sering dijumpai adalah thallasemia alfa.
Thallasemia merupakan kelainan genetic yang ditentukan oleh gen autosomal dominan Th. Orang normal mempunyai genotip thth. Bayi homozigot dominan ThTh (Thalasemia mayor) menderita anemia berat, sehingga berakibat fatal. Individu heterozigotik Thth menderita Thallasemia minor, anemia tak berat sehingga dapat bertahan hidup.
Bila masing- masing pasangan menderita Thallasemia minor, maka ada kemungkinan 25% dari jumlah anak mereka akan meninggal dunia karena Thallasemia mayor dan 25% kemungkinan normal, sedangkan 50% lagi akan menderita Thallasemia minor.
6. Seorang laki-laki berumur 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan diare berlendir dan berdarah sejak dua minggu yang lalu. Keluhan disertai nyeri perut setiap ingin bung air besar. Pada pemeriksaan ditemukan kulit pad anus kemerahan dan luka. Pada pemeriksaan feses serial ditemukan parasit berbentuk oval, mempunyai satu ini, bervakuola, endoplasma, dan terdapat eritrosit di dalam parasit.
Apakah diagnosis yang paling tepat ?
a. Amoebiasis
b. Giardiasis
c. Balantidiasis
d. Taeniasis
e. Trichuriasis
Jawaban : a. Amoebiasis Pembahasan :
Sudah dibahas kemarin, penyebab diare lendir darah adalah Amubiasis atau Balantidiasis. Perbedaan morfologinya adalah pada Balantidium coli terdapat silia di sepanjang tubuhnya.
7. Seorang bayi perempuan berumur 8 bulan datang diantar orang tuanya ke IGD RS dengan keluhan kejang. Kejang timbul tiba-tiba dan setelah kejang dia sadar kembali. Bayi tersebut baru pertama kali mengalami kejang. Pada pemeriksaan tidak ditemukan adanya kelainan. Pada observasi bayi tidak kejang lagi.
Apakah terapi yang paling tepat apabila terjadi kejang lagi?
a. Luminal 10 mg/kgBB
b. Diazepam 10 mg/kgBB
c. Luminal 5 mg/kgBB
d. Dizepam 5 mg/kgBB
e. Diazepam per rektal 10 mg/kgBB
Jawaban : a. Luminal 10 mg/kgBB Pembahasan :
Bila BB < 10 kg : per rectal 0,3-0,5/kgBB
Luminal diberikan untuk maintenance/ bila tidak ada diazepam/ pada perinatal atau setelah digunakan 2x diazepam masih kejang.
Demikianlah artikel kami ini berjudul Contoh Soal UKOM Profesi Dokter Beserta Pembahasan Part 42. Semoga apa yang telah kami sajikan diatas dapat bermanfaat bagi teman-teman ukdi-dokter.blogspot.com semuanya dan sampai jumpa lagi dipertemuan latihan soal UKMPPD selanjutnya.
Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter dan Pembahasan Tahun 2018, 2019, 2020, 2021 Part 41
Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 41 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan
Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter dan Pembahasan Tahun 2018, 2019, 2020, 2021
Helo teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya, berikut ini telah kami siapkan untuk teman-teman semuanya contoh latihan soal UKDI Dokter yang disertai jawabannya. Selamat belajar yaa teman-teman.
1. Penelitian mencoban menghubungkan konsumsi vitamin A dengan xerophtalmia dan menetapkan besarnya besanya alpha 0.05.
Maksud pernyataan ini adalah?
a. Peneliti menerima H0 jika p<0.05
b. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% untuk menolak H0
c. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% untuk menerima H0
d. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% untuk menolak Ha
e. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% untuk menerima Ha
Jawaban : b. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% untuk menolak H0
2. Laki laki 32 tahun datang ke puskesmas dengan fraktur femur terbuka derajat IIB. Dokter psukesmas langsung merujuk pasien ke RS terdekat untuk tundakan operasi segera.
Yang sedang dikerjakan dokter diatas ?
a. Health promotion
b. Specific protection
c. Early diagnosis and prompt treatment
d. Disability limitation
e. Rahabilitiation
Jawaban : c. Early diagnosis and prompt treatment
3. Seorang ibu membawa anaknya dengan keluhan diare. Ibu mengatakan bahwa tadi pagi ia menemukan potongan persegi putih kekuningan kenyal di celana dalam anak.
Kemungkinan diagnosa :
a. Taeniasi
b. Ancylosistosia
c. Ascariasis
d. Schistosomiasis
e. Oxuriasis
Jawaban : a. Taeniasi
4. Percakapan di suatu kliniik
Dokter: Bisa ibu ceritakan keluhan ibu?
Pasien: Begini dok, mata kiri saya ini kok rasanya kemeng kemeng nrocos gitu ya dok,..
Dokter: Maaf bu, bisa ibu jelaskan kemeng kemeng nrocos itu maksudnya seperti apa ya bu?
Permasalahan komunikasi dokter-pasien dalam cuplikan tersebut adalah
a. Komunikator tidak dapat menyampaikan pesan dengan baik
b. Komunikan tidak mendengar dengan seksama
c. Adanya noise dalam komunikasi
d. Adanya semantic barrier dalam komunikasi
e. Dokter tidak menunjukkan asumsi dan evaluasi
Jawaban : d. Adanya semantic barrier dalam komunikasi
5. Terjadi ledakan kasus DBD di wilayah kerja suatu puskesmas. Petugas kesehatan barusaha mencari dan mensurvei besarnya masalah dengan melihat langsung pasien terutma mereka yang tidak berobat.
Kegiatan ini termasuk?
a. Case finding aktif
b. Case finding pasif
c. surveilans
d. pendataan epidemiologi
e. case finding satelit
Jawaban : a. Case finding aktif
6. Penelitian mengenai susu formula dihubungkan dengan kejadian diare. Peneliti berpendapat bahwa pemberian susu formula hingga usia 2 tahun meningkatkan ketahanan anak terhadap diare. Sampel diambil dari anak yang mengalami diare dipadankan dengan non diare. Hasilnya didapatkan dari 100 sampel anak yang terkena diare, 20 diantaranya mengonsumsi susu formula hingga usia 2 tahun. Dari 100 anak non diare, didapatkan 70 diantaranya yang mengonsumsi susu formula hingga usia 2 tahun.
Penelitian menggunakan metode?
a. Cross sectional
b. Case Control
c. Cohort
d. Deskriptif
e. experimental
Jawaban : b. Case Control
7. Penelitian berusaha mengidentifikasi fakotr resiko PJK. Diperoleh 3 faktor resiko utama , yaitu merokok, obesitas dan hipertensi. Peneliti inginmengetaui faktor manakah yang paling besar pengaruhnya terhadapPJK.
Uji yang dapat digunakan untuk ini adalah?
a. Korelasi pearson
b. Korelasi spearman
c. Regresi linier
d. Regresi logistik
e. Regresi multipel
Demikianlah artikel kami ini dengan judul yaitu Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter dan Pembahasan Tahun 2018, 2019, 2020, 2021 Part 41. Semoga apa yang kami berikan dan sajikan untuk teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya bermanfaat dan sampai jumpa dipertemuan kita selanjutnya.
Soal UKMPPD dan Jawaban pdf Tahun 2018, 2019, 2020 Part 40
Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 40 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan
Soal UKMPPD dan Jawaban pdf Tahun 2018, 2019, 2020
Hai semuaya., kita latihan soal UKOM Dokter yuk, dibawah ini telah kami siapkan untuk teman-teman semuanya berupa latihan soal UKMPD yang disertai jawabannya. Selamat belajar yaa
1. Seorang perempuan 25 tahun datang dengan luka seperti luka bakar sejak 2 hari yang lalu. Pasien mengaku 1 minggu yang lalu berobat ke dokter dengan keluhan demam dan diberi obat cotrimoxazol dan paracetamol.
Reaksi alergi yang terjadi termasuk reaksi...
A. Hipersensitivitas tipe I
B. Hipersensitivitas tipe II
C. Hipersensitivitas tipe IIIA
D. Hipersensitivitas tipe IIIB
E. Hipersensitivitas tipe IV
Jawaban : B. Hipersensitivitas tipe II
2. Seorang wanita 25 tahun muntah muntah dan nyeri perut setelah meminum paracetamol yang tidak diketahui jumlahnya, pasien meminum paracetamol bersama dengan vodka. Dari pemeriksaan lab, kadar paracetamol dlm darah sejumlah 100mg/dl.
Apa antidotum untuk kasus di atas?
A. Penisilamid
B. Natrium nitrat
C. Natrium trisulfat
D. Tiamin
E. N. Actyllystein
Jawaban : E. N. Actyllystein
3. Seorang wanita usia 25 tahun keluhan lemas, letih dan lesu pemeriksaan fisik pembesaran lien Pemeriksaan penunjang lab darah didapatkan Hb 9,5 mg/dl, Al 45.000 mg/dl, At 70.000 mg/dl, ditemukan Auer Rod.
Pemeriksaan lanjutan yang tepat yang menunjang diagnosis pasien adalah…
A. Sediaan apusan darah
B. Pewarnaan Sudan Black
C. Kromosom Philadelpia
D. Pemeriksaan sumsum tulang
E. Elektroforesis HB
Jawaban : B. Pewarnaan Sudan Black
4. Seorang wanita usia 36 thn datang dengan keluhan nyeri menelan dan suara serak sejak 4 bulan yang lalu,hilang timbul. Keluhan dirasakan sejak pasien mengalami sakit lambung, pasien merasa cairan lambung naik ke kerongkongan. Pada pemeriksaan didapatkan mukosa laring dan pita suara udem dan hiperemis.
Diagnosis pada kasus di atas?
A. Angina ludwing
B. Gastritis
C. GERD
D. Ulcus pepticum
E. Ulcus duodenum
Jawaban : C. GERD
5. Seorang pasien wanita, usia 28 tahun datang dengan keluhan pucat lemah, dan lemas. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 90/60 mmhg, nadi 84 x permenit, pemeriksaan fisik didapatkan limpa Schuffner II, pemeriksaan labor didapatkan Hb 4,5 mgdl, Leukosit 20.000/mm3 , trombosit 8.000/mm3 , pada pemeriksan darag tepi didapatkan nomositik noermokrom dan auer rod.
Apa kemungkinan diagnosis pada pasien ini
a. Anemia hemolitik
b. Anemia defisiensi besi
c. Leukemia mieloblastik
d. Leukemia limfositik
e. Thalasemia
Jawaban : c. Leukemia mieloblastik
6. Seorang wanita mengeluh nyeri kepala,mual dan muntah setelah memakan nasi goreng sisa semalam.
Bakteri penyebab keracunan tersebut
A. Staphyloccocus aureus
B. Shigella siga
C. Bachilus cereus
D. Bartolynum bartolin
E. Clostridium difficle.
Jawaban : A. Staphyloccocus aureus
7. Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 1 jam yang lalu.
Dalam pemeriksaan EKG ditemukan :
Dari pemeriksaan tersebut didapatkan diagnosis :
a. STEMI anterior
b. STEMI inferior
c. STEMI anteroinferior
d. NSTEMI
e. Unstable angina
Demikianlah teman-teman latihan soal dengan judul Soal UKMPPD dan Jawaban pdf Tahun 2018, 2019, 2020 Part 82. Semoga apa yang kami berikan tersebut diatas dapat bermanfaat bagi teman-teman semuanya. Terimakasih telah berkunjung disini.
Contoh Latihan Soal Uji Kompetensi Profesi Dokter dan Pembahasannya Part 39
Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 39 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan
Hai teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semua. Kita akan latihan soal-soal UKDi Dokter yuk, dibawah ini mimin telah menyapkan 6 bua soal yang disertai jawabannya. Selamat belajar yaa teman-teman
1. Laki-laki berusia 38 tahun mengeluh muncul berbenjol2 kemerahan pada hamper seluruh tubuhnya sejak 2 minggu yang lalu, 1 minggu sebelumnya demam. Pasien mengkonsumsi obat MDT sudah 2 bulan. Pada pemeriksaan ditemukan nodul eritem multiple, pembesaran pada nervus auricularis magnus, nervus perenous komunis dan nervus ulnaris. Pemeriksaan BTA didapatkan indek morfologinya 5%. Ditemukan granuloma disepanjang syaraf.
Diagnosis pada pasien ini adalah..
a. Lepra berulang
b. Pure neuritis lephrosy
c. Reaksi reveral
d. Lepra tuberculoid
e. Erytem nodusum leprosum
Jawaban : e. Erytem nodusum leprosum Pembahasan :
Pada kasus di atas sudah jelas pasien menderita morbus Hansen/lepra dan sudah diobati selama 2 bulan. Pada lepra terdapat beberapa komplikasi antara lain :
Komplikasi akibat reaksi
Komplikasi akibat kerusakan syaraf
Disebabkan karena penyebaran basil(invasi masif kuman)
Akibat relaps
Komplikasi akibat imunitas menurun
Yang paling sering komplikasi terjadi pada lepra adalah reaksi kusta, adapun faktor pencetus reaksi:
Setelah pengobatan antikusta yang intensif
Infeksi rekuren
Pembedahan
Stress fisik
Imunisasi
Kehamilan
Saat setelah melahirkan
Macam reaksi:
Reaksi tipe 1(ok hipersensitivitas selular)
Episode inflamasi akut karena terjadi hipersensititas tipe lambat
Terjadi pada kusta borderline
Berhubungan dengan upgrading atau downgrading
Kadang disebut reaksi reversal
Mempunyai gambaran yang mengenai kulit, syaraf
Mempunyai gejala sistemik
Gejala pada reaksi kusta tipe I adalah perubahan lesi kulit, demam yang tidak begitu tinggi, gangguan konstitusi, gangguan saraf tepi, multiple small satellite skin makulopapular skin lesion dan nyeri pada tekan saraf. Reaksi kusta tipe I dapat dibedakan atas reaksi ringan dan berat.
Reaksi tipe 2(ok hipersensitivitas humoral)
Disebabkan karena pengendapan antigen antibodi kompleks
Terjadi pada kusta multibasiler
Disebut juga erythema nodusum leprosum. Eritema nodosum lepromatous (ENL), timbul nodul subkutan yang nyeri tekan dan meradang, biasanya dalam kumpulan. Setiap nodul bertahan selama satu atau dua minggu tetapi bisa timbul kumpulan nodul baru. Dapat terjadi demam, limfadenopati, dan athralgia.
Mempunyai lesi mengenai kulit dan syaraf
Ada gejala sistemik
Fenomena lucio(merupakan bentuk reaksi tipe 2 yang berat) Fenomena lucio berupa plak atau infiltrat difus, merah muda, bentuk tidak teratur, dan nyeri. Lesi lebih berat tampak lebih eritematosa, purpura, bula, terjadi nekrosis dan ulserasi yang nyeri. Lesi lambat sembuh dan terbentuk jaringan parut. Dari hasil histopatologi ditemukan nekrosis epidermal iskemik, odem, proliferasi endothelial pembuluh darah dan banyak basil M.leprae di endotel kapiler.
2. Seorang laki2 56 tahun datang dengan keluhan sesak nafas. Sesak nafas memberat saat aktifitas. Pasien mempunyai riwayat hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik. Pemeriksaan didapatkan tensi 170/110mmHg dan kardiomegali. Apakah keadaan yang paling mungkin menyebabkan kelainan jantung ini?
a. Dilatasi ventrikel kiri
b. Hipertrofi ventrikel kiri
c. Hipertrofi atrioseptal ventrikel kiri
d. Dilatasi dan hipertrofi ventrikel kiri
e. Hipertrofi atrium dan ventrikel kiri
Jawaban : d. Dilatasi dan hipertrofi ventrikel kiri Pembahasan :
Gagal jantung kongestif
Merupakan keadaan patofisiologik dimana “output” jantung tidak mencukupi kebutuhan tubuh, ditandai oleh aliran arterial yg rendah dan/atau stasis vena
Secara garis besar dibedakan menjadi 2 keadaan yg dpt menyebabkannya :
berkurangnya/hilangnya fungsi kontraktil -- disfungsi sistolik mis jejas miokardium iskemik
tekanan-volume sangat meningkat/ overloaded mis. Hipertensi, disfungsi katub, embolisme paru akut, hubungan kiri ke kanan kongenital
Perubahan-perubahan ok kompensasi/ CHF
Dilatasi ventrikel (memperbaiki kontraksi dg peregangan serabut otot menurut hukum Frankstarling)
Hipertrofi serabut otot
Pertambahan volume darah dengan retensi air dan garam
Takhikardia
Perubahan ini akhirnya merupakan tambahan beban pd fungsi jantung, dan kombinasi peny. jantung primer menyebabkan dilatasi yg melebihi titik peregangan optimal, sehingga terj. CHF
3. Seorang pria berusia 50 tahun sedang dirawat di RS dengan diagnosis infark miokard akut. Pada pemeriksaan fisik ditemukan BB 85 kg, TB 160 cm, TD 180/100 mmHg. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan GD puasa 105 mg/dL, kolesterol total 250 mg/dL, kolesterol LDL 150 mg/dL, kolesterol HDL 35 mg/dL. Saat akan pulang pasien dianjurkan untuk diet tinggi serat.
Apakah tujuan anjuran diet yang paling tepat ?
a. Memperlancar BAB
b. Menghambat sintesis kolesterol
c. Menghambat pengosongan lambung
d. Menghambat absorpsi glukosa
e. Meningkatkan sintesis HDL
Jawaban : b. Menghambat sintesis kolesterol Pembahasan :
Mekanisme kerja serat dalam mencegah hiperlipidemia sebagai berikut:
Serat makanan yang dikonsumsi menurunkan daya cerna lemak atau sterol dalam saluran pencernaan, sehingga lemak yang tidak tercerna ini kemudian dikeluarkan melalui feses.
Serat makanan meningkatkan produksi dan penyerapan asam lemak rantai pendek khususnya propionate (akibat fermentasi serat oleh mikro flora usus besar). Propionat berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol serum dan menghambat sintesa kolesterol.
Serat makanan yang kental (viscous) dan makanan yang tinggi serat akan memperlambat penyerapan glukosa, sehingga level insulin darah yang rendah akan tepat terjaga. Peningkatan kadar insulin berkaitan dengan penyakit jantung koroner. Serat makanan akan memperlambat penyerapan nutrisi, dan dalam jangka waktu yang lama dapat merubah morfologi usus dan penyerapan lemak. Peningkatan jumlah dan tempat penyerapan lemak dapat merubah pola sekresi lipoprotein.
4. Seorang wanita berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai dahak kental dan bercak darah. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki pada lapangan atas paru kanan. Diagnosis sementara adalah tuberkulosis paru. Untuk memastikan diagnosis tersebut dilakukan pemeriksaan foro toraks.
Apakah gambaran radiologik yang mungkin ditemukan ?
a. Hiperlusen avaskular
b. Sinus kostofrenikus tumpul
c. Hiperaerasi paru dengan diafragma letak rendah
d. Bercak infiltrat dengan kalsifikasi pada apeks paru
e. Perselubungan homogen di lapangan paru bawah
Jawaban : d. Bercak infiltrat dengan kalsifikasi pada apeks paru Pembahasan :
Pemeriksaan Radiologi ( Foto rontgen)
Gambaran khas pada penderita TB Paru adalah ditemukannya lesi apeks paru atau segmen apikal lobus atas atau bawah. Gambaran yang dapat dilihat pada foto tergantung stadium penyakit saat foto tersebut dibuat. Kelainan yang dijumpai pada rontgen thorak mungkin dapat disebabkan oleh tuberkulosis maupun sejumlah keadaan lain dan gambaran pada foto rontgen tidak selalu spesifik untuk TB Paru.
Pada foto thorak PA dan lateral didapat gambaran foto thorak yang menunjang diagnosis TB, yaitu:
Bayangan lesi terletak dilapangan atas paru atau segmen apikal lobus bawah.
Bayangan berawan atau ber-bercak.
Adanya kavitas, tunggal dan ganda.
Kelainan bilateral terutama dilapangan atas paru.
Adanya kalsifikasi.
Bayangan menetap pada foto ulang beberapa minggu kemudian.
Bayangan milier.
Gambaran radiologis TB paru
Lokasi lesi TB umumnya di daerah apeks paru, dimana berkaitan dengan tingginya tegangan oksigen di apeks sehingga membantu kuman TB untuk tumbuh dengan baik, tetapi juga bisa mengenai lobus bawah.
TB paru memberikan gambaran bermacam-macam pada foto toraks :
Bercak-bercak infiltrat seperti awan dengan densitas rendah atau sedang dengan batas tidak tegas.
Lubang (kavitas) selalu berarti proses aktif kecuali bila lubang sudah sangat kecil, yang dinamakan lubang sisa (residual cavity).
Sarang seperti garis-garis (fibrotik) atau bintik-bintik kapur (kalsifikasi) yang biasanya menunjukkan bahwa proses telah tenang.
Sumber : Rasad S. 2005. Tuberkulosis Paru. Dalam : Rasad S, Ekayuda I, eds. Radiologi Diagnostik. Jakarta : Balai Penerbit FK UI.
5. Pasien wanita 18 thn,datang dengan keluhan diare 8 kali sejak 2 hari yll, konsistensi feses cair disertai lendir dan darah. Pada pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum tampak lemah, TD 100/60 mmHg, N 100x/mnt, RR 20x/mnt, dan suhu 36,8 derajat celcius.
Apakah penyebab diare pada kasus diatas?
a. Rotavirus
b. Vibrio cholera
c. Criptosporidium sp
d. Entamoeba histolytica
e. Enterotoxigenik E. Coli
Jawaban : d. Entamoeba histolytica Pembahasan :
Pendekatan klinis yang sederhana dan mudah adalah pembagian diare akut berdasarkan proses patofisiologi enteric infection, yaitu membagi diare akut atas mekanisme Inflamatory, Non inflammatory, dan Penetrating. (Tabel 1)
Inflamatory diarrhea akibat proses invasion dan cytotoxin di kolon dengan manifestasi sindroma Disentri dengan diare yang disertai lendir dan darah (disebut juga Bloody diarrhea). Biasanya gejala klinis yang menyertai adalah keluhan abdominal seperti mulas sampai nyeri seperti kolik, mual, muntah, demam, tenesmus, serta gejala dan tanda dehidrasi. Pada pemeriksaan tinja rutin secara makroskopis ditemukan lendir dan/atau darah, secara mikroskopis didapati leukosit polimorfonuklear. Mikroorganisme penyebab seperti, E.histolytica, Shigella, Entero Invasive E.coli (EIEC),V.parahaemolitycus, C.difficile, dan C.jejuni.
Non Inflamatory diarrhea dengan kelainan yang ditemukan di usus halus bagian proksimal, Proses diare adalah akibat adanya enterotoksin yang mengakibatkan diare cair dengan volume yang besar tanpa lendir dan darah, yang disebut dengan Watery diarrhea. Keluhan abdominal biasanya minimal atau tidak ada sama sekali, namun gejala dan tanda dehidrasi cepat timbul, terutama pada kasus yang tidak segera mendapat cairan pengganti. Pada pemeriksaan tinja secara rutin tidak ditemukan leukosit. Mikroorganisme penyebab seperti, V.cholerae, Enterotoxigenic E.coli (ETEC), Salmonella.
Penetrating diarrhea lokasi pada bagian distal usus halus. Penyakit ini disebut juga Enteric fever, Chronic Septicemia, dengan gejala klinis demam disertai diare. Pada pemeriksaan tinja secara rutin didapati leukosit mononuclear. Mikrooragnisme penyebab biasanya S.thypi, S.parathypi A,B, S.enteritidis, S.cholerasuis, Y.enterocolitidea, dan C.fetus.
6. Pasien laki-laki berusia 27 tahun, datang dengan keluhan benjolan di kemaluan yang disertai dengan disertai nyeri. Pasien memiliki riwayat berhubungan seksual dengan pekerja seks komersial. Pada pemeriksaan mikroskopik ditemukan sel-sel yang tersusun berderet rapi seperti rel kereta api.
Apakah diagnosis pada pasien ini?
a. Ulkus durum
b. Ulkus molle
c. Lymfogranuloma venerum
d. Granuloma inguinale
e. Herpes genital
Jawaban : - Pembahasan :
Ulkus durum khas pada sifilis dini disebabkan oleh T.pallidum Pem. Sediaan langsung Sekret uretra à dengan pewarnaan Gram à tampak kuman diplokokus Gram negatif berbentuk seperti biji kopi yang terletak intra/ekstra seluler Pem. Dengan biakan
Media transport : Stuart, Transgrow
Memakai media pertumbuhan Thayer Martin, spesimen diinokulasi à diletakkan dalam suhu 370C + mengandung CO23%à 24-48 jam à tumbuh koloni à pewarnaan gram
Ulkus molle disebabkan oleh Hemophyllus unna ducreyi Basil pendek Gram negatif, berukuran kecil, non motil, sering tampak bergerombol atau seperti rangkaian rantai, tidak berspora dan sulit dibiakan. Pemeriksaan dengan biakan dengan agar coklat yang disuburkan dalam Isovitalex dan Vancomicyn à 2-9 hari à koloni kecil warna kuning keabuan, non mukoid, translusen
Lymfogranuloma venerum disebabkan oleh Chlamydia Lymphogranulonatis, virus dari genus Chlamydia
Granuloma inguinale Etiologi : Calymmatobacterium granulomatis, suatu bakteri polimorf, kadang-kadang kokus, diplokokus, dan khas berbentuk seperti peniti Pem sediaan langsung à pengecatan Giemsa/Wright à Donovan’s body Pem. Histopatologi Pada pusat lesi, epidermis ditempati serum, fibrin dan leukosit pmn. Pada bagian tepi epidermis menebal. Terdapat infiltrasi granulomatosis padat. Makrofagyang berwarna pucat di atas granuloma
Herpes Genital Pemeriksaan tes Tzank dengan pewarnan Gimsa atau Wright à terlihat sel raksasa berinti banyak
Demikianlah artikel kami ini dengan judul yaitu Contoh Latihan Soal Uji Kompetensi Profesi Dokter dan Pembahasannya Part 39. Ayo ajak teman-teman lainnya belajar latihan soal-soal UKDI / UKMPPD bersama-sama dari blog ini dan lulus bareng-bareng. Terimakasih telah belajar dan berkunjung disini. Sampai jumpa lagi.
Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 38 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan
Soal UKMPPD dan Kunci Jawaban
Hai teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya, berikut ini telah kami siapkan untuk teman-teman semuanya latihan soal-soal UKMPPD yang disertai jawabannya. Semangattt belajar disini yaa teman-teman.
1. Seorang pasien datang dengan keluhan batuk lebih dari 3 minggu, pasien juga mengeluhkan penurunan berat badan dan berkeringat malam, setelah dilakukan pemeriksaan fokter mendiagnosa pasien tersebut menderita TB paru. Rdokter kemudian meminta anggota keluarga pasien untuk di periksa semua.
Pelayanan apa yang diberikan dokter?
a. Pelayanan komprehensif
b. Pelayan berkesinabungan
c. Pelayanan holistik
d. Pelayanan komunikatif
e. Pelayanan terkoordinasi
Jawaban : a. Pelayanan komprehensif
2. Mengeluh adanya cairan kuning kental keluar dari ujung kemaluannya, terutama pagi hari. la mengaku melalcukan hubungan seks untuk pertama kalinya seminggu yang lalu. Dari pemeriksaan tampak ostium uretra ekstemum eritematosa clan cdematosa clan mengeluarkan duh seropurulen. Diagnosis klinis untuk pasien ini.
Apakah pemeriksaan laboratorium yang dilakukan pada kasus tersebut?
a. Biakan urin
b. VDRL clan TPHA
c. IgG clan 1gM anti- HSV tipe II
d. Pewamaan Gram untuk sekret uretra
e. Pemeriksaan sekret dengan mikroskop lapangan gelap
Jawaban : d. Pewamaan Gram untuk sekret uretra
3. Seorang perempuan berusia 45 tahun mempunyai DM yang sudah lama mendapat terapi glibenclamide 5 mg setiap hari. Sebulan terakhir ini, mengalami batuk-batuk sclama 3 minggu dan tidak sembuhsembuh. Hasil pemeriksaan dahak menunjukkan hasil BTA postif.
Apakah OAT yang akan diberikan pada pasien ini?
a. Kategori 1
b. Kategori 2
c. Katagori 3
d. Amikasin
e. Streptomisin
Jawaban : a. Kategori 1
4. Seorang laki-laki berusia 25 tahun, datang dengan keluhan adanya jerawat asimtomatik di sekitar kemaluannya sejak 2 bulan yang lalu. la mengaku bahwa ia sering berganti pasangan sejak 1 tahun terakhir, pada pemeriksaan ditemukan papul -papul putih diskret di dengan delle di bagian tengah. Dari papul dapat dikeluarkan suatu massa putih seperti nasi.
Apakah diagnosis klinis umulc pria ini ?
a. Kondiloma lata
b. Herpes genitalis
c. Pedikulosis pubis
d. Kondiloma alcuminata
e. Moluskum kontagiosum
Jawaban : e. Moluskum kontagiosum
5. Seorang laki-laki berusia 26 tahun, mengeluh batuk lebih dari 3 minggu, badan terasa panas, nafsu makan menurun hingga berat badan menurun drastis, batuk berdahak, dahak benvarna bercak-bercak merah dan kental. Dari anamnese diperoleh keterangan bahwa perempuannya yang tinggal serumah dengannya seorang penderita TB paru aktif. Setelah dilakukan pemeriksaan sputum (dahak) sebanyak 3 kali, hasil laboratorium menunjuldcan BTA positif. Hasil Rontgen juga menunjuldcan TB paru aktif
Apakah terapi pada pasien ini ?
a. Kategori 1
b. Kategori 2
c. Kategori 3
d. Kategori anak
e. Hanya streptomisin
Jawaban : a. Kategori 1
6. Seorang perempuan berusia 30 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan luka-luka yang nyeri di kemaluannya sejak 4 hari yang lalu. Pasien bekerja sebagai pekerja seks komersial. Dari pemeriksaan tampak ulkus multipcl, ukuran bervariasi, Binding bergaung, lunak, clan dasar jaringan nelcrotik di labia minors, fourchette, clan vagina. Tampak fenomena "kissing ulcers". Kelenjar getah bening inguinal membesar clan nyeri.
Apakah diagnosis klinis untuk kasus ini ?
a. Ulkus mole
b. Sifilis primer
c. Herpes genitalia
d. Granuloma inguinale
e. Limfogranuloma venereum
Jawaban : a. Ulkus mole
7. Ny.G datang dengan keluhan adanya benjolan-yang lalu. Dari pemeriksaan ditemukan papul dan nodus multipel, lunak, berjonjot, dan kemerahan seperti daging di labia minora, fourchettc, dan vagina. Sebagian papul bertangkai. Suami pasien mengidap kelainan scrupa di pangkal penisnya.
Apakah diagnosis klinis untuk pasien tersebut?
a. Bartolinitis
b. Genital warts
c. Kondiloma lata
d. Sifilis sekunder
e. Limfogranuloma venereum
Demikianlah artikel kami ini diatas dengn judul yaitu Soal UKMPPD dan Kunci Jawaban Part 38. Semoga apa yang telah kami berikan dan sajikan untuk teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya bermanfaat dan sampai bertemu lagi dipertemuan kita selanjutnya.