Showing posts with label UKDI. Show all posts
Showing posts with label UKDI. Show all posts

Sunday, February 17, 2019

Contoh UKMPPD dan Kunci Jawaban Part 27

Contoh UKMPPD dan Kunci Jawaban Part 27


Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 27 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan


Contoh UKMPPD dan Kunci Jawaban Part 27
Contoh UKMPPD dan Kunci Jawaban

Hai teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com. Kali ini kita akan lanjut latihan soal-soal yaa, seperti biasa dibawah ini imin telah menyiapkan 7 buah latihan soal yang disertai kunci jawabannya. Selamat belajar teman-teman


1. Seorang laki2 usia 19 tahun datang ke poliklinik karena demam 10 hari. Demam awalnya tidak tinggi, tapi makin lama makin tinggi. Konstipasi (+) sejak 4 hari SMRS. Pemeriksaan fisik kesadaran compos mentis, suhu 38.7, nadi 100 bpm, RR 20 x/mnt, lidah kotor. Hasil pemeriksaan penunjang yg paling tepat menggambarkan diagnosis karier pasien tersebut?

A. terdapat titer O, Vi, H berapapun nilainya
B. kenaikan titer 2 kali lipat
C. titer O 1:160
D. titer Vi 1:160
E. titer H 1:160

Jawaban : D. titer Vi 1:160



2. Laki-laki 17 tahun mengalami panas 5 hari, nyeri kepala,mual, muntah, menggigil dan nyeri otot setelah bepergian ke daerah endemis malaria 1 minggu yang lalu, dari pemeriksaan didapakan VS dbn, Hb: 12 mg/dl, leukosit: 88.0000,trombosit: 120.000, ditemukan gametosit “sausage shape’, pemberian lini pertama yang tepat?

A. Klorokuin dan sulfa
B. Klorokuin dan primakuin
C. Artesunat +amodiakuin+primakuin
D. Kina+ doxicillin+primakuin
E. Artesunat +amodiakuin

Jawaban : C. Artesunat +amodiakuin+primakuin



3. Wanita 35 tahun, dibawa dalam keadaan tidak sadar, panas sejak 4 hari. Pasien sudah ke dokter dan mendapat obat tetapi tidak ada perbaikan. 10 hari yang lalu baru pulang berburu dari hutan di Flores. Pada pemeriksaan fisik didapatkan: koma, GCS 5, TD: 150/90, N: 100, T:40,8°C, kaku kuduk, kelenjar limfe koli teraba 2 buah masing-masing 1 cm, tungkai dan tangan lemah. Diagnosis keadaan di atas adalah...

A. Stroke
B. Sepsis
C. Sistiserkosis
D. Malaria serebral
E. Meningitis bakterial

Jawaban : D. Malaria serebral



4. Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dgn keluhan diare 8x/hari selama 1 hari ini dgn konsistensi encer, berlendir, dan berdarah. Pasien juga mengeluh sakit perut. Dari pemeriksaan fisik pasien tampak lemah, TD 100/60mmHg, nadi 100x/mnt , RR 20x/mnt, suhu 38,0oC, jantung paru dbn, bising usus meningkat, turgor kulit turun. apakah kuman penyebab yg paling mungkin?

A. Rotavirus
B. Vibrio cholerae
C. Shigella
D. Entamoeba histolytica
E. Enterotoxigenic E. Coli

Jawaban : D. Entamoeba histolytica



5. Seorang laki2 berusia 35 tahun datang ke RS dengan keluhan diare yg tdk sembuh sejak 6 minggu yg lalu. Pasien juga mengeluhkan BB turun 6 kg dalam 1 bulan. Sebelumnya pasien adalah pengguna narkoba suntik dan suka bergantian jarum suntik antar sesama pecandu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 45 kg, terdapat bercak putih pada orofaring, dan pembesaran KGB di leher, axilla, dan inguinal. Dari pemeriksaan lab didapatkan jumlah CD4+ sebanyak 180/mL. Apakah diagnosis yang paling mungkin?

A. Kandidiasis oral
B. Diare kronis
C. Limfadenopati
D. AIDS
E. HIV

Jawaban : D. AIDS



6. Seorang wanita 26 tahun, tidak nyaman, terdapat kemerahan pada pipi, lemas kedua tungkai, terdapat gambaran kemerahan seperti kupu-kupu. Pemeriksaan penunjang apakah yang tepat?

A. ASTO
B. Ice Cube test
C. RF
D. Tes ANA
E. Tes Alergi

Jawaban : D. Tes ANA



7. Seorang laki2, petani berusia 41 tahun datang ke RS dengan keluhan demam 5 hari. Keluhan disertai seluruh badan kuning, dan mual dan muntah. Pasien mempunyai riwayat digigit tikus 2 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterus, hepar teraba membesar sedikit, tidak ada pembesaran limpa, nyeri pada otot gastroknemius (+). Hasil lab ditemukan leukositosis, peningkatan total bilirubin serum, peningkatan BUN dan kreatinin. Apakah diagnosis yang paling mungkin?

A. Hepatitis A
B. Hepatitis B
C. Demam thypoid
D. Leptospirosis
E. Sirosis hepatis

Jawaban : D. Leptospirosis



Demikianlah artikel kami ini dengan judul yaitu Contoh UKMPPD dan Kunci Jawaban Part 27. Semoga apa yang telah kami berikan dan sajikan untuk teman-teman semuanya dapat bermanfaat dan sampai jumpa lagi dipertemuan kita selanjutnya. Sampai jumpa lagi.

Saturday, February 16, 2019

Contoh Soal UKMPPD pdf Tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022 Part 26

Contoh Soal UKMPPD pdf Tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022 Part 26


Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 26 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan


Contoh Soal UKMPPD pdf Tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022 Part 26
Contoh Soal UKMPPD pdf Tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022

Hai teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya. Bertemu kembali dnengan kita ya, dan tak bsosan bosannya kami akan membagikan latihan soal-soal UKMPPD yang disertai kunci jawaban lengkapnya. Selamat belajar


1. Seorang bayi perempuan berusia 4 bulan dibawa ke puskesmas karena sesak napas. Bayi lahir prematur dengan BL 1800 gr, Sejak lahir sering berhenti dan terengah-engan saat menetek. Berat badan bertambah 500 gr selama 4 bulan. Pemeriksaan fisik: frekuensi napas 74 xlmenit, dcnyut nadi 160 x/m, suhu 36,7 C. Pada auskultasi jantung terdengar bising kontinyu pada sela iga II linca stemalis sinistra, pada auskultasi paru terdengar ronithi basah halus, mengi, dan Icrepitasi pada basal paru. Tekanan vena jugulans sulit dinilai, hepar dan lien membesar, edema pada regio akcral (+)

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?

a. Edema paru
b. Gagal jantung
c. Hipertensi pulmonal
d. Defek septum atrium
e. Defek septum ventrikel

Jawaban : d. Defek septum atrium



2. Seorang perempuan, berusia 55 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri perut disenai muntah-muntah sejak 3 hari yang lalu. Pasien diketahui sudah berobat ke dokter dan mendapat terapi antasida dan omeprazol namun keluhan nyeri tidak berkurang dan semakin meningkat serta menjalar ke punggung kanan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva tidak anemis, sklera ikterik. Pada pemeriksaan abdomen ditemukan nyeri tekan di anigastrium. Pada pemeriksaan laboratorium diperolch SGOT 64 U/L, SGPT 42 U/L, Gamma GT 240 mg/dL, bilirubin indirek 2,3 mg/dL, bilirubin direk 9,6 mg/dL. Pada pemeriksaan USG abdomen diperoleh gambaran batu nuiltipc1 di kandung empedu.

Apakah penyebab ikterik pada pasien tersebut?

a. Hemolisis eritrosit
b. Gangguan ekskresi bilirubin
c. Produksi bilinibin mcningkat
d. Gangguan kecepatan penyerapan bilirubin oleh sel hati
e. Berkurangnya atau tidak adanya enzim glukoronil transferase

Jawaban : b. Gangguan ekskresi bilirubin



3. Seorang anak perempuan, berusia 9 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan sesak napas sejak I jam sebelum masuk rumah sakit. Keluhan disertai batuk, demam (-), pasien masih bisa menceritakan keluhannya dalam penggalan kalimat. Keluhan yang sama sudah dialami pasien dua kali dalam sebulan terakhir. Pemeriksaan fisik anak gelisah, sianosis (-)m denyut nadi 120x/menit, frekuensi  napas 40 x/menit, retraksi suprastemal dan interkostal sudan mendapat inhalasi B2 agonis 2 kali dan responnya parsial.

Apakah diagnosis pada pasien ini?

a. Asma persisten serangan berat
b. Asma episodik jarang serangan sedang
c. Asma episodik jarang serangan berat
d. Asma episodik sering serangan sedang
e. Asma episodik scring serangan berat

Jawaban : d. Asma episodik sering serangan sedang



4. Seorang laki-laki, berusia 44 lahun datang ke poliklinik dengan maksud untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Pada pemeriksaan laboratorium darah diperoleh SGOT dan SGPT meningkat dua Icali lipat di atas nilai normal. HBsAg positif, 1gG anti-HBc positif, anti-HBs positif dan anti HCV negatif.

Apa penyebab kelainan tersebut?

a. Hepatitis A akut
b. Hepatitis B akut
c. Hepatitis C akut
d. Hepatitis B kronik
e. Hanatitis C kronik

Jawaban : d. Hepatitis B kronik



5. Seorang perempuan berusia 23 tahun datang ke poliklinik karena sakit kepala dan pengelihatan kabur pemeriksaan visus didapatkan VOD 2/60 sedangkan VOS 6/60

Apakah interpretasi dari visus mata kanan tersebut?

a. Pasien dapat menghitung jari pada jarak 2 meter
b. Pasien dapat membaca pada jarak 2 meter tetapi orang normal dapat membacanya pada jarak 6 meter
c. Pasien dapat membaca pada jarak 2 meter tetapi orang normal dapat membacanya pada jarak 60
d. Pasien dapat membaca pada jarak 6 meter tetapi orang normal dapat membaca pada jarak 60 meter
e. Pasien dapat menghitung jari pada jarak 6 meter

Jawaban : a. Pasien dapat menghitung jari pada jarak 2 meter



6. Seorang laki-laki berusia 35 tahun yang baru saja kembali dari Papua mengeluh demam dan mata berwarna kuning sejak 4 hari scbelum masuk RS. Hasil pemeriksaan laboratorium terdapat Plasmodium falciparum.

Apakah penyebab ikterik pada kasus tersebut?

a. Kolestasis intrahcpatik rekuren
b. Detisiensi enzim glukoronil transferase
c. Kerusakan scl parenkim hati dan duktuli intra hepatik
d. Usia eritrosit kurang dari 120 hari sehingga hemolisis meningkat
e. Peningkatan sensitivitas terhadap steroid dan metabolisme bilirubin

Jawaban : d. Usia eritrosit kurang dari 120 hari sehingga hemolisis meningkat



7. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ke puskesmas karena mimisan. Mimisan sudah berhenti ketika sampai di puskesmas. Anak tersebut juga menderita demam yang sudah berlangsung 3 hari, dcmam tinggi sepanjang hari dengan nyeri kepala. Tidak ada batuk maupun pilek, buang air kecil dan buang air besar normal. Pemeriksaan fisik: analc sadar penuh, tekanan darah 100/70 mmHg, den,an nadi 120x/menit, frekuensi napas 28x/menit, suhu 39,5 C. Hepar teraba 2 cm di bawah arkus kostarum, tepi tajam, permukaan licin, konsistensi kenyal, akral hangat, perfusi jaringan baik. Lain-lain dalam batas normal. Hasil pemeriksaan laboratorium sbb: jumlah leukosit 2300/uL, hematokrit 33 vol%, jumlah trombosit 138.000/uL

Apakah diagnosis pada pasien

a. Demam dengtte
b. Demam berdarah dengue grade 1
c. Demam berdarah dengue grade II
d. Dcmam berdarah dangue grade III
e. Demam berdarah dengue grade IV

Jawaban : b. Demam berdarah dengue grade 1



Demikianlah artikel kami ini dengan judul yaitu Contoh Soal UKMPPD pdf Tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022 Part 26. Semoga apa yang telah kami berikan dan sajikan untuk teman-teman semuanya dapat bermanfaat dan terus belajar latihan soal-soal UKMPPD dari blog ini, terimakasih telah berkunjung disini.

Thursday, February 14, 2019

Soal UKDI Dan Pembahasan 2017, 2018, 2019 pdf Part 24

Soal UKDI Dan Pembahasan 2017, 2018, 2019 pdf Part 24


Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 24 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan


Soal UKDI Dan Pembahasan 2017, 2018, 2019 pdf Part 24
Soal UKDI Dan Pembahasan 2017, 2018, 2019 pdf

Heii teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya. Bertemu lagi dengan kita, kali ini kita akan latihan soal-soal UKDI yok, dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal UKDi yang disertai kunci jawaban pdf. Selamat belajar yaa


1. Seorang bayi perempuan berusia 3 hari dibawa ibunya ke poliklinik dengan keluhan sejak lahir keduamatanya merah, bengkak serta mengeluarkan kotoran berwamakekuningan kental dan banyak.Sejak kehamilan 8 bulan, ibu tersebut menderita keputihan. Pemeriksaann ophthalmologis : ODS : Discharge benvama kekuningan, kental dan banyak.Palpebra superior dan inferior : edem, Conjunctiva Tarsalis Superior/ Conjunctiva Tarsalis Inferior : hiperemis (+), Conjunctiva Bulbi : injeksi konjungtiva (H), Comea: jemih.Lainnya tak ada kelainan.

Apa diagnosis penyakit pada bayi tersebut?

a. Conjunctivitis allergica ODS
b. Conjunctivitis catarrhalis ODS
c. Conjunctivitis adenovirus ODS
d. Conjunctivitis gonorrhoeae ODS
e. Conjunctivitis pseudomembrane ODS

Jawaban : d. Conjunctivitis gonorrhoeae ODS



2. Seorang anak laki-laki, berusia 4 tahun datang berobat dengan keluhan semakin pucat sejak 2 bulan terakhir. Perut terlihat membesar, nafsu makan makin berkurang, terdapat demam hilang timbul, sering terdapat kebiruan pada tungkai bawah. Tidak ada keluarga lain yang pemah menderita pucat seperti pasien. Pemeriksaan fisik : konjungtiva anemis, KGB submandibula bilateral teraba multiple diameter 1-1,5 cm, kenyal, tidak nyeri, hepar teraba 3 cm bac, 4 cm bpx, lien schuffner 11, terdapat ptekie dan hematom di tungkai bawah. Pemeriksaan laboratorium Hb 6 g/dL, hematokrit 20%, leukosit 27.600 /uL, hiitung jenis 41/12/8/72/7, trombosit 62.000 /uL.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

a. ITP
b. Hemotilia
c. Leukemia akut
d. Thalasemia mayor
e. Anemia defisiensi Fe

Jawaban : c. Leukemia akut



3. Seorang perempuan, berusia 24 tahun, dibawa kelaurganya ke unit gawat darurat RS dengan keluhan tampak menganmk terus sejak 3 hari yang lalu. Sejak 1 minggu terakhir pasien mengeluh demam tinggi, lemas, nyeri kepala dan muntahmuntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran menurun dan nuchal rigidity.

Apakah pemeriksaan penunjang yang paling diperlukan untuk menegakkan diagnosis kasus di atas?
a. Arteriografi
b. Lumbal punksi
c. Electroencephalography
d. Magnetic Resonancc Imaging (MRI) kepala
e. Computerized Tamography Scan (CT Scan) Kepala

Jawaban : b. Lumbal punksi



4. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan gatal pada lengan bawah kanan sejak 3 bulan yang lalu. Pasien telah berobat ke mantri, diberi obat otes selama 4 minggu. Lesi membaik selama pengobatan tetapi cepat kambuh kembali. Pada pemeriksaan dermatologik didapatkan lesi eritematosa berukuran plakat di regio lengan bawah kanan, berbatas tegas, terdapat papul, skuama, erosi linear dan krusta hitam milier, terutama di bagian tepi lesi, sebagian membentuk konfigurasi polisiklik.

Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk pasien tersebut?
a. Pemeriksaan Tzank test
b. Pemeriksaan KOH 10%
c. Pemeriksaan pengecatan Gram
d. Pemeriksaan pengecatan Giemsa
e. Pemeriksaan sediaan langsung dengan NaCI

Jawaban : b. Pemeriksaan KOH 10%



5. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun, dibawa oleh orangtuanya ke unit gawat darurat dengan kelultan penurunan kesadaran disertai sesak nafas. Pemeriksaan fisis: KU: somnolen, TD 110/70 mmHg, Denyut Nadi 100x/menit, Frekuensi nafas 40x/menit, cepat dalam, suhu 37,5 C, kelopak mata cekung, turgor kulit kembali lambat, jantung  dan paru dalam batas normal. Kaku kuduk (-). Refieks APR/KPR +/+, babinsky -/-, chaddock -/-. Laboratorium: Hb 12 g/dL leukosit 8000/mm3, Ht 36%, Trombosit 250.000/mm3, ureum 30 mg/dL, kreatinin 0,7 mg/dL, GDS 300 mg/dL.

Apakah diagnosis yang paling mungkin

a. Ensefalitis
b. Meningitis
c. Dehidrasi berat
d. Syok hipovolemik
e. Ketoasidosis diabetikum

Jawaban : e. Ketoasidosis diabetikum



6. Seorang perempuan, berusia 30 tahun, sudah menikah, datang ke poliklinik dengan keluhan keputihan sejak 1 minggu yang lalu. Cairan yang keluar berwama putih kekuningan dan berbau tidak enak. Pada pemeriksaan langsung sekret vagina tampak mikroorganisme uniseluler yang bergerak dengan flagel dan membran yang bergelombang

Apakah diagnosis yang paling mungki,

a. Sifilis
b. Gonore
c. Uretritis
d. Kandidiasis
e. Trikomoniasis

Jawaban : e. Trikomoniasis



7. Seorang anak laki-laki, berusia 2 tahun dibawa orangtuanya ke poliklinik dengan kelanan perut kembung sejak 1 hari yang lalu, diawali muntananuntah berwarna hijau, nyeri perut, tidak bisa buang angin dan tidak bisa buang air besar. Pemeriksaan fisik: BB: 15 kg, keadaan umum komposmentis, enyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 16 x/menit, suhu 37,5 C. Status lokalis regio abdomen Inspeksi : cembung; Palpasi: massa (-), defans muskular (-), nyeri tekan (+); Perkusi: timpani; Auskultani: bising usus meningkat.

Apakah diagnosis pasien ini?

a. Volvulus
b. Invaginasi
c. Meteorismus
d. Ileus obstruktif letak tinggi
e. Ileus obstruktif letak rendah

Jawaban : d. Ileus obstruktif letak tinggi



Demikianlah artikel singkat dari kami dengan judul Soal UKDI Dan Pembahasan 2017, 2018, 2019 pdf Part 24. Semoga apa yang telah kami berikan dan sajika untuk teman-teman semuanya bermanfaat, sampai jumpa dipertemuan kita selanjutnya.

Wednesday, February 13, 2019

Contoh soal UKDI pdf 2019 / 2020 dan Jawaban Part 23

Contoh soal UKDI pdf 2019 / 2020 dan Jawaban Part 23


Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 23 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan


Contoh soal UKDI pdf 2019 / 2020 dan Jawaban Part 23
Contoh soal UKDI pdf 2019 / 2020 dan Jawaban


Heloo teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya. Berikut ini kami telah menyiapkan untuk teman-teman semuanya latihan soal-soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia beserta kunci jawabannya. Selamat belajar


1. Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan muncul bintik2 perdarahan dan BAB warna hitam sejak 6 jam SMRS. Pasien mengeluh demam sejak 4 hari disertai sakit kepala, nyeri sendi, mual dan muntah. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60, RR 29x/menit, nadi teraba kecil dan cepat, akral teraba dingin. Hasil pemeriksaan laboratorium Hb : 9.9 g/dL, Hct : 40%, trombosit : 20.000, dan leukosit : 4.000. penyebab dari penyakit pada pasien adalah

A. Salmonella typhi
B. DEN virus
C. Rotavirus
D. Plasmodium falciparum
E. Streptococcus pneumonia

Jawaban : B. DEN virus



2. Seorang anak laki-laki 10 tahun mengeluh perut mulas, badan terasa lemah, penurunan berat badan dan diare sejak 5 hari yang lalu. Pada pemeriksaan feses ditemukan gambaran sebagai berikut : Parasit penyebab...

A. Ascaris lumbricoides
B. Taenia solium
C. Trichuris tricuria
D. Necator americanus
E. Ancylostoma duodenale

Jawaban : A. Ascaris lumbricoides



3. Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan muncul bintik2 perdarahan dan BAB warna hitam sejak 6 jam SMRS. Pasien mengeluh demam sejak 4 hari disertai sakit kepala, nyeri sendi, mual dan muntah. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60, RR 29x/menit, nadi teraba kecil dan cepat, akral teraba dingin. Hasil pemeriksaan laboratorium Hb : 9.9 g/dL, Hct : 40%, trombosit : 20.000, dan leukosit : 4.000. Terapi yang tepat

A. NaCl 0.9%
B. NaCl 0.45%
C. Dextrose 5%
D. Dextrose 10%
E. Ringer asetat

Jawaban : A. NaCl 0.9%



4. Seorang pria berusia 45 tahun, dirujuk ke unit gawat darurat (UGD) RS dengan keluhan kejang seluruh tubuh. Dari pemeriksaan fisik diperoleh temuan klinis berupa TD 110/70 mmHg nadi 95x/m RR 24x/m, suhu 37,6oC, leher kaku, wajah meringis dan pada pemeriksaan neurologi didapatkan hiperrefleksia pada semua refleks. Kuman penyebab....

A. Clostridium tetani
B. Neisseria meningitidis
C. Streptococcus pneumonia
D. Virus dengue
E. Plasmodium vivax

Jawaban : A. Clostridium tetani



5. Seorang wanita 20 tahun datang dengan keluhan demam sejak 3 hari yang lalu, penurunan kesadaran, nyeri kepala, nyeri sendi, mual muntah, perdarahan gusi, BAB hitam dan somnolen, nadi lemah, cepat dan tekanan darah 90/70, suhu 36◦C, leukosit 4200, trombosit 36.000. Pemeriksaan laboratorium awal untuk menunjang diagnosis...

A. NS1
B. IgG dan IgM Dengue
C. Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Widal
D. Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Hitung Jenis
E. Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Hematokrit

Jawaban : A. NS1



6. Seorang wanita 30 tahun dengan keluhan muka pucat, konjungtiva anemis, TD 100/80 mmHg, nadi 100x/m, RR 24x/m, suhu 36,8oC, Hb : 9g/dL, leukosit : 6400, pada pemeriksaan feces dengan direct smear dengan larutan garam fisiologis ditemukan oval dinding transparan bersih dengan segmented ovum. Terapi yang tepat untuk pasien ini adalah :

A. Pirantel pamoat
B. Mebendazol
C. Niklosomid
D. Dietil karbamazin
E. Prazilkuantel

Jawaban : B. Mebendazol



7. Seorang laki-laki datang dengan keluhan bengkak pada kedua kaki. Warga di sekitar tempat tinggal pasien juga banyak yang mengalami sakit serupa. Pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis...

A. Pemeriksaan limfosit dan leukosit antara jam 10.00 sampai 14.00
B. Pemeriksaan limfosit dan leukosit antara jam 22.00 sampai 02.00
C. Pengambilan spesimen darah antara jam 10.00 sampai 14.00
D. Pengambilan spesimen darah antara jam 22.00 sampai 02.00
E. Pengambilan spesimen darah antara jam 20.00 sampai 24.00

Jawaban : D. Pengambilan spesimen darah antara jam 22.00 sampai 02.00


Sumber : Kumpulan UKDI Lengkap


Dmikialah teman-teman artikel kami dengan judul Contoh soal UKDI pdf 2019 / 2020 dan Jawaban Part 23. Semoga apa ang telah kami sajikan dan berikan tersebut diatas dapat bermanfaat bagi teman-teman semuanya. terimakasih telah berkunjung disini.

Tuesday, February 12, 2019

Soal UKMPPD Dan Pembahasan pdf Part 22

Soal UKMPPD Dan Pembahasan pdf Part 22


Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 22 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan


Soal UKMPPD Dan Pembahasan pdf Part 22
Soal UKMPPD Dan Pembahasan pdf

Heloo teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya. Berikut ini kami siapkan untuk teman-teman semuanya latihan soal-soal UKMPPD disertai Jawabannya. Selamat belajar yaa


1. Seorang laki-laki 52 tahun mengeluh nyeri pada lutut dan sendi. Pemeriksaan fisik tidak ada radang atau bengkak, LED meningkat. Pada foto jarak sendi lutut menyempit. Diagnosis yang mungkin:

a. Osteoartritis
b. Rematoid arthritis
c. Spondilitis TB
d. Spondilitis ankilosa
e. Arthritis gout

Jawaban : d. Spondilitis ankilosa
Pembahasan :
Pemeriksaan Laboraturium
Tidak ada uji diagnostik yang patognomonik. Peninggian laju endap darah ditemukan pada 75% kasus, tetapi hubungannya dengan keaktifan penyakit kurang kuat. Serum C reactive protein (CRP) lebih baik digunakan sebagai petanda keaktifan penyakit. Kadang-kadang, ditemukan peninggian IgA. Faktor rematoid dan ANA selalu negatif. Cairan sendi memberikan gambaran sama pada inflamasi. Anemia normositik-normositer ringan ditemukan pada 15% kasus. Pemeriksaan HLA B27 dapat digunakan sebagai pembantu diagnosis.

Pemeriksaan Radiologi
Kelainan radiologis yang khas pada SA dapat dilihat pada sendi aksial, terutama pada sendi sakroiliaka, diskovertebral, apofisial, kostovertebral, dan kostotransversal. Perubahan pada sendi S2 bersifat bilateral dan simetrik, dimulai dengan kaburnya gambaran tulang subkonral, diikuti erosi yang memberi gambaran mirip pinggir perangko pos. Kemudian, terjadi penyempitan celah sendi akibat adanya jembatan interoseus dan osilikasi. Setelah beberapa tahun, terjadi ankilosis yang komplit.



2. Seorang wanita 20 tahun di bawa ke IGD RS post kll di temukan  nyeri gerak pada tungkai kanan bawah tapi tidak terdapat luka. Pemeriksaan ro didapatkan fr tibia fibulla dextra slight. Penatalaksanaannya..?

a. Gibs sirkuler sampai atas lutut
b. Gibs bawah lutut
c. Pemasangan slap di bawah lutut
d. Pemasangan slap di atas lutut
e. Gibs H

Jawaban : c. Pemasangan slap di bawah lutut



3. Laki-laki 30 tahun datang ke PUSKESMAS mengeluh nyeri disertai kekakuan pada jari-jari tangan semenjak 4 hari yang lalu. Keluhan dirasakan terutama pada pagi hari. Pemeriksaan fisik didapatkan bengkak dan nyeri pada jari-jari tangan. Pemeriksaan lab didapatkan LED 60/80, factor rheumatoid (+). Panatalaksanaan awal apa yang harus diberikan sebelum pasien dirujuk kepada yang lebih ahli?

a. Kortikosteroid
b. NSAID
c. Anti agen TNF
d. Cyclosporine
e. Amidaron

Jawaban : b. NSAID



4. Pasien 30 tahun dibawa ke UGD dengan keadaan tidak sadar post KLL. Kondisi pasien nafas 25x/ menit, tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 98x/menit. Pasien membuka mata dengan rangsang nyeri, dapat melokalisasi nyeri dan tidak dapat mengeluarkan suara. Tindakan apa yang dilakukan untuk menangani pasien tersebut?

a. Memeriksa untuk mencari trauma yang lain
b. Ro kepala untuk melihat apakah ada fraktur
c. Memberikan ventilasi mekanik
d. Memeriksa airway dengan control servikal
e. Resusitasi dengan memasang IV line

Jawaban : d. Memeriksa airway dengan control servikal



5. Seorang laki laki 60 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan badan terasa makin kurus walaupun nafsu makan bertambah. Pemeriksaan lab didapatkan reduksi (++++), GDP 250mg/dl, GD2JPP 450mg/dl. Apakah yang menyebabkan kadar glukosa darah tinggi?

a. Meningkatnya glikolisis  dan lipolisis
b. Terhambatnya glikogenesis,lipogenesis dan glikolisis
c. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneugenesis
d. Terhambatnya masuknya glukosa ke hepatosit
e. Meningkatnya masuknya glukosa dan sintesa protein

Jawaban : d. Terhambatnya masuknya glukosa ke hepatosit



6. Laki-laki usia 22 tahun datang dengan keluhan diare lebih dari 1 bulan dengan penurunan berat badan 10 kg dalam 2 bulan. riwayat penggunaan narkoba suntik 6 bulan. pemeriksaan limfadenopati generalisata, kandidiasis orofaring. Pemeriksaan penunjang untuk membantu diagnosis adalah:

a. Tzank smear
b. Pemeriksaan KOH dan kultur
c. Serologi TPHA dan VDRL
d. Western belt dan elisa
e. Mikroskop medan gelap

Jawaban : d. Western belt dan elisa
Pembahasan :
ELISA
The ELISA (also sometimes called EIA) is often used as the first screening tool. It is inexpensive and very sensitive for detecting the presence of HIV antibodies. In most cases, a blood sample is tested, but other types of ELISAs that use saliva and urine have also been developed. The actual ELISA takes 3.5 to 4 hours, but most test sites send samples to outside labs, where they are tested in batches, so you may have to wait one to two weeks for results.
Beyond the Window Period ELISA tests are very rarely "false negative." This means if you have a negative test result, and you had met the Window Period guidelines after the last potential exposure, you are really HIV negative. An ELISA test may rarely be "false positive." False positive ELISA results can occur if someone is tested right after events that temporarily stimulate the immune system, such as viral infections or immunizations. They could also occur because of lab error, or because of the test's very high sensitivity, discussed below.
For these reasons, positive ELISA results must always be confirmed with a Western Blot or IFA (below), and at reputable test sites this is commonly done automatically -- meaning you don't have to have another blood sample drawn.
A relatively new test, called a detuned ELISA, which has been used in research settings, will soon become more widely available to other test sites. The detuned test, which is used only after HIV antibodies are confirmed by a Western Blot test, can determine if the HIV infection is recent (within the last six months), which may be useful for deciding upon possible early treatment options.
Western Blot (WB) Assay
The WB is a confirmatory test: it is only performed if an ELISA or rapid test is positive. The WB can be positive, negative, or indeterminate. Indeterminate tests are neither positive nor negative. An indeterminate result usually means that a person has just begun to seroconvert at the time of their test. In the rare cases in which this occurs, the person will need to be retested, usually about one month later. False positive results are extremely rare with the WB, so it confirms (proves) that HIV antibodies are present.
Indirect Immunofluorescence Assay (IFA)
The IFA can be used instead of the WB to confirm ELISA results. Like the WB, IFA tests for the presence of antibodies in a blood sample. The exact strategy is slightly different in that it uses a microscope. It can be faster than a WB, so the few labs that use it can get results to the patient more quickly.
Rapid Tests for HIV
Rapid testing for HIV has become one of the most prominent ways that people receive HIV tests today. In as little as 20 minutes, you can find out your HIV status.
Rapid tests work similarly to traditional HIV test: they look for antibodies to HIV, not the virus itself. Most commonly, a rapid test is adminestered by sampling the oral mucosa (the mucous that is everywhere in your mouth) and putting it through a test to see if HIV antibodies are present.
Some people may think that, since the test uses the mouth to test for HIV, that HIV can be transmitted to other people through saliva, spit and/or oral mucosa via kissing, sharing utensils, or sharing glasses. This is not true. For more information, see this website's section on How HIV is Spread.
A rapid test runs for 20-40 minutes, after which you will receive a result. Rapid tests are extremely accurate. However, since rapid tests have a small margin of error (ranging from 1 to 3 per 1,000), all positive (reactive) results have to be put through a confirmatory test.
The most common type of rapid test currently in use in Callifornia is the OraQuick Advance. The availability of rapid tests varies by city. Some testing locations in California charge for this type of test, but there are many locations that will provide the test for free. For testing locations, you can call the California HIV/AIDS Hotline at 1-800-367-AIDS or you can do your own referral search by visitingwww.aidshotline.org.



7. Seorang perempuan berusia 23 tahun dibawa ke UGD RS setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Dari  pemeriksaan  dokter  UGD  disimpulkan  pasien  mengalami  fraktur  cruris.  Di  RS  tersebut  tidak  terdapat  dokter  spesialis  ortopedi.  Dokter  ortopedi  terdekat  berada  di  daerah  yang  membutuhkan perjalanan 6 jam. Di rumah sakit tersebut ada dokter spesialis bedah. Dokter UGD mempertimbangkan langkah yang harus diambil selanjutnya. Apakah tindakan yang paling tepat?

a. Pasien segera dirujuk ke RS yang memiliki dokter spesialis ortopedi
b. Pasien distabilkan sebelum dirujuk
c. Didatangkan dokter spesialis ortopedi dari rumah sakit lain
d. Pasien diterapi secara konservatif
e. Pasien diusulkan untuk operasi oleh dokter spesialis bedah setempat

Jawaban : d. Pasien diterapi secara konservatif 


Sumber : Kumpulan UKDI Lengkap


Demikianlah artikel kami ini dengan judul yaitu Soal UKMPPD Dan Pembahasan pdf Part 22. Semoga apa yang telah kami sajikan dan berikan untuk teman-teman semuanya bermanfaat dan terus belajar latihan soal-soal dari kami untuk mendapatkan update latihan soal lainnya. Terimakasih telah berkunjung disini.

Monday, February 11, 2019

Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter (UKDI) dan Jawaban Part 21

Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter (UKDI) dan Jawaban Part 21


Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 20  dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan


Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter (UKDI) dan Jawaban Part 21
Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter (UKDI) dan Jawaban

Heloo teman-teman sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semuanya. Berikut ini kami siapkan untuk teman-teman semuanya latihan soal-soal UKDI yang disertai kunci jawabannya. Semangat belajar yaa teman-teman


1. Seorang laki laki berusia 68 tahun diantar keluarganya  ke unit gawat darurat RS dengan tidak sadarkan diri melitus tipe 2. Pasicn rutin mendapat Glibenklamid 5 mg Ixl. Pada 1 hari sebelum masuk rumah sakit, menurut keluarga, pasien mengeluh makan sedikit. Pemeriksaan fisik tekanan darah 150/100 mmHg, denyut nadi 112 x/menit, frekuensi napes 24 x/menit, temperatur 36 C. Pemeriksaan fi sik lain dalam betas normal, beret badan 50 kg. Pemeriksaan kadar gala dash 25 mg/dL, Ureum 52 mg/dL, Kreatinin 1,8 mg/dL.

Bagaimana penanganan yang tepat untuk kasus di etas?

a. Pemberian delcstrose 10% sebanyak 20 fetes permenit
b. Pasang nasogastric tube den diberikan air gala 75 gram
c. Pemberian dekstrose 40% diberikan 50 cc bolus intravena
d. Pemberian captopril 25 mg tiap 8 jam melalui nasogastric tube
e. Periksa analisa gas dash den anjurkan untuk swat Intensive Care Unit

Jawaban : c. Pemberian dekstrose 40% diberikan 50 cc bolus intravena



2. Seorang laki-laki berumur 20 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan memar dan nyeri pada pergelangan tangan kanan karena kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan rontgen tampak diskontunuitas tulang complete os ulna 1/3 distal kanan disertai dislokasi kaput radii kanan.

Apakah diagnosis pada pasien tersebut?

a. Fraktur monteggia
b. Fraktur galeazzi
c. Fraktur smith
d. Fraktur colles
e. Fraktur radius

Jawaban : a. Fraktur monteggia



3. Seorang anak perempuan berusia 6 tahun dibawa ibunya ke unit gawat darurat RS karena diare sejak kemarin. Diare seperti pancuran air, feses menyerupai air cucian beras dan berbau amis. Pada pemeriksaan fisik tampalc landa dehidrasi berat dan pada pemeriksaan tinja ditemukan Vibrio cholera.

Bagaimana mekanisme terjadinya diare profus pada kasus ini?

a. Rusaknya sel mukosa usus menyebabkan sekresi cairan ke lumen usus
b. Vibrio cholerae mengikat protein kanal air sehingga absorpsi cairan terganggu
c. Toksin Vibrio cholerae memicu peristaltik sehingga cairan usus terdorong keluar
d. toksin Vibrio cholerae meningkatkan aktivitas adenilat siklase mukosa usus
e. Vibrio choleme mengikat protein kanal natrium dan klor sehingga absorpsi cairan terganggu

Jawaban : d. toksin Vibrio cholerae meningkatkan aktivitas adenilat siklase mukosa usus



4. Seorang anak perempuan berusia 5 tahun dibawa ibunya ke unit gawat darurat RS dcngan keluhan diare cair 10 kali/hari sejak kemarin. Sebelumnya ia demam selama 4 hari. Pada pemeriksaan fisik: tekanan darahnya 90 mmHg/palpasi, denyut nadi 110 x/menit lemah, suhu 39 C, turgor menurun dan kmadaran apatis. Bila hasil pemeriksaan analisis gas darah menunjukkan pH 7,32, PaCO2 30 mmHg, HCO3- 20 mEq/L.

Komplikasi gangguan keseimbangan asam basa apa yang terjadi?

a. Asidosis rmpiratorik akut
b. Alkalosis rmpiratorik akut
c. Asidosis campuran metabolik-respiratorik
d. Asidosis metabolik terkompensasi respiratorik
e. Alkalosis metabolik terkompensasi respiratorik

Jawaban : d. Asidosis metabolik terkompensasi respiratorik



5. Seorang anak perempuan berusia 5 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena demam sejak 3 hari lalu.Demam disenai mata merah. dan batuk. Suhu 39 derajat celsius . faringhipcremis, bercak Koplik (+), ruam makulopapular di belakang telinga, muka, dada, dan tubuh. Tidak adakejang atau penurunan kesadaran. Hasil laboratorium: leukosit7600/mm3. paramater hematologik lain dalam batas normal.

Kapan pemberian imunisasi yang tepat untuk mencegah penyakit tersebut?

a. Imunisasi campak saat lahir
b. Imunisasi campak saat usia 3 bulan
c. Imunisasi campak saat usia 6 bulan
d. Imunisasi campak saat usia 9 bulan
e. Imunisasi campak saat usia 12 bulan

Jawaban : d. Imunisasi campak saat usia 9 bulan



6. Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas karena demam sejak 3 hari. Demam disertai batuk pilek dan mata merah berair. Pada pemerilmaan fisik tampak sakit berat, sesak napas, tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi 100 x/menit, frekensi napm 40 x/menit suhu 37,8 C, tetdapat ruam eritromakulopapuler di seluruh tubuh dan limfadenopati servikal dan aurikuler. Hasil laboratorium menunjuldcan Hb 12,3 g/dL, Ht 36%, leukosit 4500/mm3, trombosit I20000/mm3.

Apakah diagnosis paling tepat untuk pasien tersebut?

a. Morbili
b. Rubella
c. Ptiriasis rosea
d. Eksantema subitum
e. Fixed-dmg eruption

Jawaban : a. Morbili



7. Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena mengeluh adanya bintil bintil berisi air dan terasa gatal di seluruh muka, badan. danlengan sejak 3 hari yang lalu. Sebelumnya ia demam ringan. Pada pemeriksaan tampak vesikel berisi cairan jemih didasari kulit eritematosa yang tersebar. Apakah penyebab penyakit ini?

a. Cytomegalovirus
b. Varicella zoster vims
c. Herpes simplex virus-l
d. Herpes simplex virus-2
e. Human papilloma virus

Jawaban : b. Varicella zoster vims


Sumber : Kumpulan UKDI Lengkap


Demikianlah teman-teman latihan soal kita dengan judul Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter (UKDI) dan Jawaban Part 21. Semoga apa yang telah kami sajikan diatas mengenai soal UKDI dapat bermanfaat bagi teman-teman semuanya. Terimakasih telah berkunjung disini.

Sunday, February 10, 2019

Contoh Uji Kompetensi Dokter pdf dan Jawaban Part 20

Contoh Uji Kompetensi Dokter pdf dan Jawaban Part 20


Dibawah ini kami siapkan Contoh Soal Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) Edisi Ke 20 dan Kunci Jawaban Disertai dengan Pembahasan


Contoh Uji Kompetensi Dokter pdf dan Jawaban Part 20
Contoh Uji Kompetensi Dokter pdf dan Jawaban

Hai heloo sahabat ukdi-dokter.blogspot.com semua. Berikut ini kami siapkan contoh latihan soal-soal UKDi yang disertai kunci jawabannya lengkap. Selamat belajar yaa


1. Seorang bayi perempuan berusia I bu. dibawa ibunya ke unit gawat darurat RS katena rewel terus-menerus sejak semalam. Dua hari sebelumnya bayi tersebut selalu muntah setiap disusui atau diberi susu formula, diare > 10 kali/hari, dan kembung. Pasien belum buang air kecil dalam 8 jam terakhir. Pada pemeriksaan fisik tampak bayi dalam kcadaan lemah seperti sedang tidur, refielcs pupil negatif, turgor tumn, ubun-ubun cekung, dengan tanda dehidrasi berat lainnya.

Tindakan apa yang harus segera dilakukan?

a. Mcmberi larutan oralit
b. Memasang jalur intravena
c. Memberi antibiotik per oral
d. Menghentikan pemberian ASI
e. Mengganti susu formula dengan susu rendah laktosa

Jawaban : b. Memasang jalur intravena



2. Seorang laki-laki berusia 27 tahun, datang ke dokter dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. Keluhan disertai mual-muntah dan menggigil. Pasien baru saja pulang dari Kalimantan Selatan. Pcmeriksaan fisis: TD 100/70 mmHg, denyut nadi 80X/menit, frekucnsi nafas 20 x/mettit, suhu 38,7 C, hepar 9b2 jari di bawali arkus kostarum, pemeriksaan lain dalam batas normal. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan Hb 8,2 g/dL, leukosit 8600/mikroliter, trombosit 148000/milmaliter, SOOT 87 U/L SGPT 87/102 U/L, bilirubin total 4,7 mg/dL, pada apus darah tebal ditemukan parasit berbentuk pisang.

Bagaimanakah mekanisme terjadinya anemia pada pasien tersebut?

a. Perdarahan
b. Defisiensi besi
c. Hemolitik autoimun
d. Defisiensi asam folat
e. Hemolitik intravaskular

Jawaban : e. Hemolitik intravaskular



3. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri perut hebat yang mendadak, disertai muntah-muntah. Pada pemeriksaan flsik didapatkan nyeri tekan di epigastrium dan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan amilase lipase.

Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk kasus tersebut?

a. Gastritis alcut
b. Kolelitiasis akut
c. Apendisitis akut
d. Ulkus duodenum
e. Pankreatitis akut

Jawaban : e. Pankreatitis akut



4. Seorang perempuan berusia 18 tahun, dibawa ke UGD RS setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Setelah pemeriksaan, pasien dirujuk ke dokter kebidanan karena aclanya indikasi abortus yang mengancam. Pasien tersebut berkata kepada dokter agar tidak bercerita kepada siapapun termasuk orang tuanya.

Tindakan apakah yang paling tcpat dilakukan oleh dokter tersebut?

a. Menutupi semua dari keluarganya
b. Memberi informed consent kepada pasien
c. Menjelaskan semua pada orang tua pasien
d. Memanuil dokter senior untuk menjelaskan
e. Memberikan informasi kepada perawat agar menutupi kasus ini juga

Jawaban : c. Menjelaskan semua pada orang tua pasien



5. Seorang laki-laki berusia 17 tahun, dibawa ke unit gawat darurat RS den, kcluhan nyeri sekali pada betis kiri akibat kecelakaan lalu linter satu jam yang lalu. la mengendarai sepeda motor Belem kecepatan tinggi bertabrakan dengan bajaj. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan, tampak pucat, teraba keras clan mulai parastesia di regio cruris sinistra, tidak ada luka terbuka. Saat dilakukan dorsoileksi jari jari kaki sinistra pasien mengeluh sangat kesakitan. Foto ronsen menunjukkan fralctur di tulang tibia dan fibula kominutif. Dokter menduga telah terjadi sindrom kompartemen.

Apakah Baser diagnosis tersebut?

a. Parestesia
b. Tampak pucat
c. Nyeri dorsofleksi jari kaki
d. Pembenglcakan cruris sinistra
e. Fraktur tibia dan fibula kominutif

Jawaban : c. Nyeri dorsofleksi jari kaki



6. Seorang laki-laki berusia 18 tahun diantar keluarganya ke unit gawat darurat RS dengan demam tinggi sejak 1 hari yang lalu. Keluhan disertai lemas, nyeri perut, mual dan muntah. Dua hari sebelumnya pasien terdapat keluhan sakit pada gigi disertai bengkak di pipi. Menurut orang tuanya, pasien scring makan yang asin-asin dalam I bulan terakhir. Pada pcmeriksaan tanda vital ditemukan tckanan darah 80/50 mmHg, denpt nadi 120 x/menit regular, frekunsi napas 22x/menit, temperatur 39 C, kesadaran somnolen. Terdapat lesi hipemigmentasi pada lipatan kulit seluruh tubuh clan alcral hangat. emeriksaan laboratororium didapatkan, Hb 10 01, leukosit 12000/milcroliter, hematokrit 32,, trombosit 230.000/mikroliter, Natrium 123 mmol/L. Kadar kortisol ratdah disertai kadar ACTH yang tinggi.

Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus di etas?

a. Syok Sepsis
b. Tirotoksikosis
c. Krisis Adrenal
d. Penyakit Cushing
e. Penyakit Addison

Jawaban : c. Krisis Adrenal



7. 188. Seorang perempuan berusia 70 tahun, datang dokter dengan keluhan nyeri mendadak pada pangkal paha kanan, tcrutama bile berjalan. Kcmudian dilakukan foto tulang femur dan hip joint, ternyata tampak fraktur tulang.

Dimanalcah letak kelainan tersebut yang paling sering tetjadi?

a. Caput femur
b. Colum femur
c. Intertrochanter
d. Ramus inferior pubis
e. Ramus superior pubis

Jawaban : b. Colum femur


Sumber : Kumpulan UKDI Lengkap


Demikianlah artikel berjudul Contoh Uji Kompetensi Dokter pdf dan Jawaban Part 20. Semgoa apa yang kami berikan dan sajikan tersebut diatas dapat bermanfaat bagi teman-temn yang ingin belajar latihan Soal UKDI dan jawaban. Terimakasih telah berjunjung disini. Sampai jumpa lagi yaa.